Ketahanan Nasional

9 Jun

–          LATAR BELAKANG

–          TUJUAN NASIONAL

–          FALSAFAH dan IDEOLOGI NEGARA

Ketahanan Nasional

“Kondisi dinamik bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan megatasi Ancaman, Gangguan, Hambatan, Tantangan (AGHT) baik yang datang dari dalam maupun dari luar negeri untuk menjamin identitas, integritas dan kelangsungan hidup bangsa dan negara dalam mencapi tujuan nasionalnya.”

Ketahanan nasional adalah konsisi kehidupan nasional yang harus diwujudkan, dengan pembinaan sejak dini, sinergik dan kontinue, secara pribadi, keluarga, daerah dan nasional. Keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional, berdasarkan pemikiran geostrategis berupa : konsepsi yang dirancang dan dirumuskan dengan memperhatikan kondisi dan konstelasi geografis Indonesia.

LATAR BELAKANG KETAHANAN NASIONAL

  1. LATAR BELAKANG

Sejak proklamasi 17 Agustus 1945, kehidupan bangsa Indonesia tidak luput dari gejolak dan ancaman baik dari dalam maupun dari luar negeri yang dapat membahayakan eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), seperti :

– Agresi Militer Belanda.

– Gerakan Separatis : PKI, DI/TII dan lain-lain.

– Ditinjau dari geopolitik dan geostrategis dengan posisi geografis, potensi Sumber Daya Alam serta jumlah dan kemampuan penduduk, telah menempatkan bangsa Indonesia menjadi ajang persaingan dan perebutan negara-negara besar, sehingga menimbulkan dampak negatif yang dapat membahayakan kelangsungan dan eksistensi negara Indonesia.

Meskipun dihadapkan terhadap tantangan tersebut, NKRI tetap tegak berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka, bersatu dan berdaulat, hal itu menunjukan bangsa Indonesia mempunyai keuletan dan kemampuan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional, sehingga dapat menghadapi Ancaman, Gangguan , Hambatan dan Tantangan (AGHT).
Negara Indonesia adalah negara hukum bukan berdasarkan kekuasaan belaka, dan kesemuannya ditunjukan untuk menjaga ketertiban seluruh masyarakat Indonesia.
Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai UUD 1945 sebagai konsutitusinya, dimana system pemerintahan negara tertuang di dalamnya.

Sehingga kondisi kehidupan nasional merupakan pencerminan ketahanan Nasional yang didasari oleh :Pancasila sebagai landasan idiil.

– UUD 1945 sebagai landasan konstitusionil.

– Wawasan Nusantara sebagai landasan visional.

 

Untuk itu bangsa Indonesia harus memiliki keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional sehingga berhasil mengatasi setiap bentuk tantangan ancaman hambatan dan gangguan dari manapun datangnya.

II. DASAR PEMIKIRAN

Manusia Berbudaya

Manusia dikatakan mahluk sempurna karena memiliki naluri, kemampuan berpikir, akal, dan ketrampilan, senantiasa berjuang mempertahankan eksistensi, pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya, berupaya memenuhi baik materil maupun spiritual.Oleh karena itu manusia berbudaya akan selalu mengadakan hubungan-hubungan dengan :

– Tuhan = Dinamakan Agama.

– Cita-cita = Dinamakan Idiologi.

– Kekuasaan/kekuatan = Dinamakan Politik.

– Pemenuhan Kebutuhan = Dinamakan Ekonomi.

– Manusia = Dinamakan Sosial.

– Rasa Keindahan = Dinamakan Seni/Budaya

– Pemanfaatan Alam = Dinamakan IPTEK.

– Rasa Alam = Dinamakan Pertahanan dan Keamanan.

Tujuan Nasional Falsafah Bangsa dan Idiologi Negara

Tujuan nasional menjadi pokok pikiran ketahanan nasional karena sesuatu organisasi dalam proses kegiatan untuk mencapai tujuan akan selalu berhadapan dengan masalah-masalah internal dan eksternal sehingga perlu kondisi yang siap menghadapi

TUJUAN NASIONAL

Tujuan ketahanan nasional pada dasarnya untuk menghadapi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (AHTG). Jadi semakin kuat ketahanan nasional suatu bangsa semakin dapat menjamin kelangsungan hidup atau survival hidup suatu bangsa dan Negara.
Oleh karena itu, sekarang yang dibutuhkan adalah bagaimana membangun ketahanan nasional nasional secara bottom up approach melalui pembinaan tingkat ketahanan dari mulai ketahanan nasional, ketahanan daerah, ketahanan lingkungan, ketahanan keluarga dan ketahanan pribadi.

Dengan pembangunan ketahanan nasional melalui pendekatan dari bawah maka diharapkan dapat tercapai kondisi keamanan nasional yang menjamin kelangsungan hidup bangsa dan Negara dan sekaligus pelaksanaan pembangunan di berbagai daerah.

FALSAFAH & IDEOLOGI NEGARA

I. FALSAFAH KETAHANAN NASIONAL

Falsafah dan ideology juga menjadi pokok pikiran. Hal ini tampak dari makna falsafah dalam Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi sebagai berikut:

– Alinea pertama menyebutkan:

“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”

Maknanya: Kemerdekaan adalah hak asasi manusia.

 

– Alinea kedua menyebutkan:

“dan perjuangan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, berdaulat, adil dan makmur.”

Maknanya: adanya masa depan yang harus diraih (cita-cita).

 

– Alinea ketiga menyebutkan:

“Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorong oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini Kemerdekaannya.”

Maknanya: bila Negara ingin mencapai cita-cita maka kehidupan berbangsa dan bernegara harus mendapat ridlo Allah yang merupakan dorongan spiritual.

 

– Alinea keempat menyebutkan:

“Kemerdekaan dari pada itu untuk membentuk suatu pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan,perdamaian abadi dan keadilan social, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dan berdasarkan:”

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
5. serta dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh bagi seluruh rakyat Indonesia.

II. PENGARUH ASPEK IDEOLOGI

Ideologi adalah Suatu sistem nilai yang merupakan kebulatan ajaran yang memberikan motivasi.

Dalam Ideologi terkandung konsep dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh bangsa. Keampuhan ideologi tergantung pada rangkaian nilai yang dikandungnya yang dapat memenuhi serta menjamin segala aspirasi hidup dan kehidupan manusia. Suatu ideologi bersumber dari suatu aliran pikiran/falsafah dan merupakan pelaksanaan dari sistem falsafah itu sendiri.

1. IDEOLOGI DUNIA

A. Liberalisme (Individualisme)

Negara adalah masyarakat hukum (legal society) yang disusun atas kontrak semua orang (individu) dalam masyarakat (kontraksosial). Liberalisme bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak lahir dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun termasuk penguasa terkecuali atas persetujuan dari yang bersangkutan.

Paham liberalisme mempunyai nilai-nilai dasar (intrinsik) yaitu kebebasan kepentingan pribadi yang menuntut kebebasan individu secara mutlak.

Tokoh: Thomas Hobbes, John Locke, J.J. Rousseau, Herbert Spencer, Harold J. Laski

B. Komunisme (ClassTheory)

Negara adalah susunan golongan (kelas) untuk menindas kelas lain.
Golongan borjuis menindas golongan proletar (buruh),

oleh karena itu kaum buruh dianjurkan mengadakan revolusi politik untuk merebut kekuasaan negara dari kaum kapitalis & borjuis, dalam upaya merebut kekuasaan / mempertahankannya, komunisme akan:

– Menciptakan situasi konflik untuk mengadu golongan-golongan tertentu serta
– menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan.
– Atheis, agama adalah racun bagi kehidupan masyarakat.
– Mengkomuniskan dunia, masyarakat tanpa nasionalisme.
– Menginginkan masyarakat tanpa kelas, hidup aman, tanpa pertentangan, perombakan masyarakat dengan revolusi.

C. Paham Agama

Negara membina kehidupan keagamaan umat dan bersifat spiritual religius. Bersumber pada falsafah keagamaan dalam kitab suci agama. Negara melaksanakan hukum agama dalam kehidupan dunia.

2. IDEOLOGI PANCASILA

Merupakan tatanan nilai yang digali (kristalisasi) dari nilai-nilai dasar budaya bangsa Indonesia. Kelima sila merupakan kesatuan yang bulat dan utuh sehingga pemahaman dan pengamalannya harus mencakup semua nilai yang terkandung didalamnya.

Ketahanan ideologi diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan ideologi bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan serta gangguan yang dari luar/dalam, langsung/tidak langsung dalam rangka menjamin kelangsungan kehidupan ideologi bangsa dan negara Indonesia.

Untuk mewujudkannya diperlukan kondisi mental bangsa yang berlandaskan keyakinan akan kebenaran ideologi Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara serta pengamalannya yang konsisten dan berlanjut.

Untuk memperkuat ketahanan ideologi perlu langkah pembinaan sebagai berikut:

– Pengamalan Pancasila secara obyektif dan subyektif.

– Pancasila sebagai ideologi terbuka perlu direlevansikan dan diaktualisasikan agar mampu membimbing dan mengarahkan kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara.

– Bhineka Tunggal Ika dan Wasantara terus dikembangkan dan ditanamkan dalam masyarakat yang majemuk sebagai upaya untuk menjaga persatuan bangsa dan kesatuan wilayah.

– Contoh para pemimpin penyelenggara negara dan pemimpin tokoh masyarakat merupakan hal yang sangat mendasar.

– Pembangunan seimbang antara fisik material dan mental spiritual untuk menghindari tumbuhnya materialisme dan sekularisme

– Pendidikan moral Pancasila ditanamkan pada anak didik dengan cara mengintegrasikan ke dalam mata pelajaran lain

 

Sumber : http://adityaramadhanim.wordpress.com/2013/05/06/ketahanan-nasional-latar-belakang-tujuan-nasional-falsafah-ideologi-negara/

Advertisements

Softskill Ekonomi Koperasi

15 Jan

Nama: Enfanriandi

Kelas: 2EA23

NPM : 12212503

 

 Koperasi AT-taqwa SMA Muhammadiyah 23

VISI      :

a)   Menerapkan kesadaran bertanggung jawab dalam hidup kegotong-royongan dan kesetia-kawanan diantara para siswa.

b)   Mensejahterakan anggota.

c)   Memupuk rasa cinta dan kebanggaan terhadap sekolah.

d)   Menciptakan dan memelihara suasana baik dan saling pengertian yang mendalam antar para siswa SMA Muhammadiyah 23.    

e)   Menambah wawasan mengenai kewirausahaan, khususnya dalam bidang perkoperasian.

MISI    :

a)   Berusaha menyediakan dan melayani kebutuhan siswa melalui warung koperasi.

b)    Menambah pengetahuan siswa tentang perkoperasian melalui kegiatan Pembinaan Kewirausahaan dalam pembinaan pengurus dari Dewan Koperasi, yang bekerja sama dengan para anggota koperasi SMA Muhammadiyah 23.

TUJUAN :

  1. Meningkatkan tali persaudaraan dan kebersamaan diantara sesama anggota Koperasi
  2. Memberdayakan kegiatan Koperasi hingga fungsinya lebih maksimal, efisien, efektif dan produktif dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya
  3. Meningkatkan pendapatan serta pemerataan kesejahteraan anggota Koperasi secara profesional
  4. Membuka lapangan pekerjaan baru yang terbuka bagi anggota koperasi dan keluarganya 

TATA  TERTIB  RAPAT  ANGGOTA  TAHUNAN  (RAT)

TAHUN  2012

Pasal 1 :

Status Tempat dan Waktu

1.      Rapat Anggota Tahunan (RAT) merupakan kekuasaan tertinggi dalam koperasi se-bagaimana tercantum dalam Bab IV pasal 22 ayat 1 Angaran Dasar Koperasi.

2.      Merupakan laporan pertanggungjawaban dari Pengurus dan Badan Pemeriksa (BP).

3.      Rapat diselenggarakan untuk mendapat pengesahan neraca keuangan dan RAPBK tahun usaha 2012

4.      Tempat penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan (RAT) di SMA Muhammadiyah 23.

5.      Rapat Anggota Tahunan (RAT) diselenggarakan pada hari Minggu, 16  Desember  2012.

Pasal 2 :

Pimpinan Rapat

Pengurus berkewajiban memimpin jalannya rapat.

Pasal 3 :

Peserta Rapat

1.      Rapat Anggota Tahunan (RAT) dihadiri oleh :

a.       Anggota Koperasi ” At-Taqwa ” SMA Muhammadiyah 23.

b.      Pengurus dan Badan Pemeriksa.

2.      Rapat dinyatakan syah apabila dihadiri oleh sekurang-kurangnya separo lebih 1 (satu) dari banyaknya anggota.

3.      Anggota yang tidak hadir tidak boleh diwakilkan.

Pasal 4 :

Kewajiban dan Hak Peserta

1.      Kewajiban peserta rapat :

a.       Menjaga kelancaran jalannya rapat.

b.      Mengikuti jalannya rapat secara keseluruhan, kecuali apabila mendapat izin da-ri pimpinan rapat karena sesuatu hal yang sangat penting.

2.      Hak peserta rapat :

a.       Setiap anggota berhak mengajukan pendapat, saran-saran, dan usul untuk ber-musyawarah dalam rapat.

b.      Pimpinan rapat berhak memperingatkan kepada peserta rapat yang pembicara-annya menyimpang dari pokok permasalahan.

c.       Kepala sekolah selaku pembina koperasi dimohon memberikan sambutan seper-lunya demi kemajuan rapat.

Pasal 5 :

Cara Pengambilan Keputusan

1.      Setiap anggota mempunyai satu suara.

2.      Keputusan rapat diambil dengan jalan musyawarah untuk mufakat.

3.      Jika jalan musyawarah untuk mufakat menemui jalan buntu maka pengambilan keputusan diambil menurut suara terbanyak.

4.      Pemberian suara tidak boleh diwakilkan.

Pasal 6 :

Sistem Pemilihan Pengurus dan Badan Pemeriksa

1.      Setiap anggota mempunyai kesempatan untuk dipilih menjadi Pengurus atau Badan Pemeriksa.

2.      Pemilihan Pengurus dan Badan Pemeriksa dilaksanakan sistem Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil ( LUBER JURDIL).

3.      Jika dalam masa aktif pengurus ada yang mutasi atau mengundurkan diri maka dilakukan penggantian sesuai ketentuan yang berlaku.

4.      Masa kepengurusan 3 tahun.

Pasal 7 :

Keputusan Rapat

1.   Semua keputusan rapat merupakan landasan kerja pengurus dalam menjalankan kegiatan koperasi untuk tahun 2012.

2.  Laporan pertanggung jawaban yang belum dapat diterima oleh peserta rapat atau anggota diadakan perbaikan dan harus selesai dalam kurun waktu maskimal satu bulan.

Pasal 8 :

Lain – lain

Hal-hal yang timbul dalam rapat dan belum tercantum dalam tata tertib ini akan dia-tur dan dilaksanakan atas dasar persetujuan rapat.

                                                                     Disyahkan dalam RAT Koperasi ”At-Taqwa”

                                                                     Pada tanggal  16 Desember 2012.

     Ketua                                                                                 Sekretaris

(Drs, Sugiatin)                                                             (Syamsul Sarbini, S. Ag)

KUTIPAN  NOTULA 

RAPAT  ANGGOTA  TAHUNAN  2012

I.   Pelaksanaan Rapat

Hari / Tanggal             :  Minggu, 16 Desember  2012

Tempat                        :  SMA Muhammadiyah

Waktu                         :  08.00 s/d Selesai

II. Peserta

NO

URAIAN

Jumlah

Hadir

Tidak Hadir

KET.

1

Anggota

31

31

—–

 

2

Pengurus

4

4

—–

 

3

Badan Pemeriksa

3

3

—–

 

4

Undangan / Calon Anggota

1

1

—–

 

III. Jalannya Rapat

Rapat Anggota Tahunan (RAT) dibuka oleh ketua koperasi pada jam 09.00 WIB diawali dengan bacaan ” Bismillahirrahmanirrohiim ”.

Pembacaan acara dan tata tertib Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Pembacaan Notula Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2011.

Laporan dilakukan oleh : Ketua Koperasi

Pandangan Umum.

Pengesahan Neraca Keuangan tahun 2012.

Sambutan Kepala Sekolah :

Kerja sama antar pengurus sudah berjalan dengan baik dan perlu ditingkat-kan.

Koperasi supaya segera berbadan hukum sehingga keuangan lebih terkon-trol.Apabila koperasi sudah mapan maka bisa mengajukan pinjaman modal pada pihak ke-3 pada bank BUKOPIN.

Kekurangan yang ada untuk diminimalkan.

Pembenahan : administrasi yang tertib dan konsisten dalam penggunaan istilah.

Lain-lain.

Simpanan pokok anggota Rp 50.000.

Simpanan wajib anggota bulan Januari 2011 sebesar Rp 25000.

Besarnya jasa pinjaman tetap yaitu 1 % perbulan.

Plafon pinjaman Rp 5.000.000 atau bisa lebih melihat situasi kas dan pemin-jam.

Amprah pinjaman 2 (dua) bulan sebelumnya.

Mengoptimalkan pertokoan dengan cara setiap anggota untuk berpartisipasi mengembangkan usaha yaitu wajib berbelanja minimal (lima ribu rupiah) perbulan.

Prosentase pembagian hasil jasa kegiatan simpan-pinjam.

            Jasa simpanan 30%.

            Jasa Pinjaman 20%.

            Jasa Pengurus 20%.

            Cadangan 20%.

            Dana sosial 5%.

            Dana Pendidikan  5%

            Bagi anggota yang tidak aktif di SMA MUHAMMADIYAH 23 karena pindah tugas (dll)      di dalam koperasi dinyatakan tidak aktif.

Laporan Keuangan dilakukan secara berkala setiap bulan.

Reorgasisasi pengurus meliputi :

v  Pengurus

Ketua                                : Dra. Sugiatin.

Wakil Ketua                      : Guntur, S. Pd.

Sekretaris                          : Syamsul Sarbini, S. Ag

Bendahara                         : 1.  Nurdiana.

                                            2.  Dra. Zulfahmi

v  Pengawas

Ketua                                : H Soetomo Dj. Arifin. SE

Sekretaris                          : Syafruddin Yusuf, S. Pd.

Anggota                            : Agus Sumiarso

Penutup.

Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2012 ditutup dengan doa dan ucapan ”Al-hamdulillahirrobilalamiin” .

                                                                     Disyahkan dalam RAT Koperasi ”At-taqwa”

                                                                     Pada tanggal 16 Desember 2012.

                        Ketua

                          (Drs, Sugiatin)

LAPORAN  PERTANGGUNGJAWABAN  PENGURUS

BAB  I

PENDAHULUAN

Yth. Kepala Sma Muhammadiyah 23

Yth. Ketua Badan Pemeriksa dan anggota

Yth. Pengurus

Yth. Bapak dan Ibu anggota atau calon anggota Koperasi ”At-Taqwa” SMA Muhammadiyah 23.

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu.

Salam sejahtera bagi kita semua.

            Perkenankan kami mengajak Bapak/Ibu yang hadir untuk sejenak memanjat-kan doa dan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, bahwa atas limpahan rahmat, hidayah, inayah, dan karuinia-Nya kita masih diberi kesempatan untuk bersama ber-kumpul dalam rangka mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi ”At-Taqwa” dan seraya mohon kepada-Nya agar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi ”At-Taqwa” berjalan lancar dan membawa manfaat bagi kita semua.

            Bapak/Ibu pada kesempatan ini kami pengurus mengucapkan banyak terima kasih khususnya kepada Kepala Sekolah yang telah memberikan izin untuk terlaksana-nya acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi ”At-taqwa”, tak lupa juga kepa-da bapak/ibu anggota dan calon anggota yang telah hadir memenuhi undangan kami.

            Bapak/Ibu perkenankanlah kami pengurus untuk menyampaikan laporan per-tanggungjawaban, sebagai tanggung jawab kami selaku pengurus. Laporan pertang-gungjawaban kami susun dalam bentuk buku untuk memudahkan penyampaian dan pemahaman dengan sitematika sebagai berikut : Bab I Pendahuluan, Bab II Pelaksana-an Kegaiatan Usaha Tahun 2011, dan Bab III Penutup

BAB  II

PELAKSANAAN  KEGIATAN  USAHA  TAHUN  2012

1.      Bidang Umum.

Koperasi ”At-Taqwa” SMA Muhammadiyah 23 yang belum berbadan hukum dan gu-na mempersiapkan diri menjadi sebuah koperasi berbadan hukum, sebagaimana yang berlaku dalam koperasi antara lain ;

a.       Dasar Hukum

a.1. Undang Undang Dasar 1945 pasal 33 ayat 1.

a.2. TAP MPR No. II/MPR/1993

a.3. Undang Undang Nomor 26 tahun 1992 tentang Perkoperasian.

b.      Landasan

b.1. Landasan Idiil Pancasila.

b.2. Lndasan Struktural Undang Undang Dasar 1945.

b.3. Landasan Operasional AD/ART/Program Kerja.

b.4. Landasan Mental Setia Kawan dan Kesadaran Pribadi.

2.      Bidang Usaha

2.1. Pertokoan

Permodalan tidak mengalami hambatan. Pertokoan dapat ditingkatkan dengan pemberian kredit barang dan diversifikasi barang untuk kepentingan beserta warga sekolah.

2.2. Kegiatan Simpan Pinjam

Kegiatan simpan pinjam dilaksanakan sebaik-baiknya atas dasar hasil musya-warah bersama.

3.      Bidang Organisasi

3.a. Susunan Pengurus 2011-2012

       Ketua                   : Drs. Sugiatin.

      Wakil Ketua          : Guntur, S. Pd.

       Sekretaris             : Syamsul Sarbini, S. Ag..

       Bendahara            : 1. Nurdiana.

                                      2. Drs. Zulfahmi

3.b. Badan Pemeriksa

       Ketua                   : H Soetomo Dj. Arifin. SE

      Sekretaris              : Syafruddin Yusuf, S. Pd

      Anggota                :  Agus Sumiarso

3.c. Rapat-Rapat

       Secara rutin diadakan rapat Pengurus dan Badan Pemeriksa.

1.      Menentukan alokasi peminjaman.

2.      Mengevaluasi pelaksanaan kerja.

3.      Pemeriksaan dan persiapan dalam rangka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi ”At-taqwa”

4.      Bidang Keuangan

a.Peredaran Keuangan

      Peredaran keuangan dapat berjalan dengan lancar, permohonan kredit dapat terpenuhi dengan skala prioritas pada manfaat yang paling penting.

b.Usaha Pertokoan

      Usaha Pertokoan dapat berjalan dengan baik dan menggiatkan kredit barang dapat memenuhi target yang direncanakan.

c. Administrasi Keuangan.

      Dalam tahun usaha 2012 telah diusahakan tertib adminitrasi keuangan, namun untuk buku AD/ART belum terealisasi. 

BAB  III

PENUTUP

            Sebagai penutup dapat kita simpulkan bahwa atas perhatian dan partisipasi se-mua anggota koperasi ”At-taqwa” SMA Muhammadiyah 23, dapat berjalan dengan lan-car memenuhi keperluan anggota. Pengurus menyadari masih banyak hal yang perlu mendapatkan perhatian untuk dapat lebih ditingkatkan.

            Pengurus menyampaikan terima kasih kepada semua anggota atas segala par-tisipasinya membantu kelancaran tugas pengurus, dan mohon maaf yang sebesar-be-sarnya kepada anggota yang kurang berkenan dalam mendapatkan pelayanan dari pe-ngurus.

            Akhirnya pengurus mengharap saran dan koreksi terhadap laporan ini guna mendapatkan pengesahan sehingga Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi ”At-taqwa” SMA Muhammadiyah 23 dapat disyahkan.

            Demikian semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkahi usaha kita bersama.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu.

                                                                     Disyahkan dalam RAT Koperasi ”At-taqwa”

                                                                     Pada tanggal  16 Desember 2012.

                 Ketua

                   (Drs, Sugiatin)

LAPORAN  PERTANGGUNGJAWABAN

BADAN  PEMERIKSA/PENGEWASAN

Assalamu’alaikum  Warahmatullahi  Wabarakatuhu

            Perkenankan kami Badan Pemeriksa Koperasi ” At-taqwa ” SMA Muhammadiyah 23, terlebih dahulu mengucapkan syukur kepada Allah SWT, sehingga kita dapat menghadiri dan mengikuti Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi ” At-taqwa ” tu-tup buku tahun 2012 dengan baik.

            Sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) koperasi, Badan Pemeriksa (BP) berkewajiban mengawasi jalannya kegiatan koperasi. Dalam kesempatan ini kami sampaikan hasil pemeriksaan terhadap perkem-bangan koperasi ” At-Taqwa ” SMA Muhammadiyah 23 per tanggal 31 Desember 2012

Bidang Organisasi

Pada bidang ini telah melakukan pembenahan dan penyempurnaan struktur or-ganisasi guna memperjelas tugas dan wewenang dari masing-masing bidang.

Bidang Keanggotaan

Jumlah anggota per-01 Januari 2012 sebanyak 47. Pada kurun waktu tahun usa-ha terjadi anggota yang keluar 1 orang dan masuk 4 orang. Jadi banyaknya ang-gota per-31 Desember 2021 adalah 50 orang.

Bidang Usaha

3.a.   Usaha simpan pinjam secara umum telah berjalan baik dan lancar sesuai kebutuhan.

3.b.   Usaha pertokoan yaitu menyediakan keperluan siswa serta guru dan kar-yawan.

3.c.  Usaha Simpanan Hari Raya (SHR) dilaksanakan untuk membantu dan memberi manfaat menghadapi lebaran.

Saran dan Usul.

4.a.   Sirkulasi keuangan harus diatur dengan cermat dan teliti.

4.b.   Ketertiban simpan pinjam perlu ditingkatkan.

4.c.   Secara berkala perlu diadakan pertemuan Pengurus dan Badan Pemeriksa.

            Demikian laporan Badan Pemeriksa/pengawas, semoga dapat bermanfaat untuk kepentingan dan kemajuan koperasi ” AT-Taqwa ” SMA Muhammadiyah 23.

            Wassalamu’alaikum  Warahmatullahi  Wabarakatuhu.

                                                                                    Jatipuro, 28 Januari 2013.

Badan Pemeriksa/pengawas                      Tanda Tangan

1. H Soetomo Dj. Arifin. SE                    ( …………………………. )

2. Syafruddin Yusuf, S. Pd.                     ( …………………………. )

LAPORAN  GLOBAL  PENGURUS  KOPERASI  “ AT-TAQWA”

SMA MUHAMMADIYAH 23

PERIODE  JANUARI  2012  SAMPAI  DENGAN  DESEMBER  2012

I.       Bidang Umum dan Organisasi

a.       Keanggotaan awal tahun 2012 sebanyak 47 orang.

b.      Anggota yang keluar selama tahun 2012 sebanyak 1 orang yaitu :

1. Suprapto,S.Pd..                                       

c.       Anggota yang masuk selama 2012 sebanyak  4   orang yaitu :

1. Agus Darmadi,S.Pd.                               

2. Narsi,S.Pd.                                              

3. Teguh Wahyudi                                      

4. Listyorini

d.      Jumlah anggota yang masuk sampai akhir Desember 2012 adalah 50 orang.

II.    Bidang Permodalan

a.       Pemasukan

1. Cadangan                                                             :     Rp            2.399.580

2. Dana Sosial                                                          :     Rp               747.395

3. Simpanan Pokok                                                  :     Rp            2.550.000

4. Simpanan Wajib                                                   :     Rp          52.306.000

5. Simpanan Suka Rela                                            :     Rp            4.146.000

6. Simpanan Hari Raya                                            :     Rp          69.695.000

                                                                                                                           (+)

   JUMLAH  SIMPANAN                                      :     Rp        131.843.975  

b.  Pendapatan / Jasa

     1. Pendapatan selama tahun 2012                             :     Rp            9.881.000  

                                                                                                                                 (+)

         JUMLAH  PENDAPATAN                                :     Rp            9.881.000  

         JUMLAH  MODAL  DAN JASA (a+b)             :     Rp        141.724.975

c.   Pengeluaran

1. Simpanan Pokok                                                  :     Rp                 50.000

2. Simpanan Wajib                                                   :     Rp            1.143.500

3. Simpanan Sukarela                                               :     Rp               145.000

4. Simpanan Hari Raya                                            :     Rp          47.590.000

5. SHU yang dibagi                                                 :     Rp           5.789.150

6. Jasa Pengurus                                                       :     Rp            1.057.940

7. Operasional Kegiatan tahun 2012                        :     Rp               200.000

8. Koordinasi Pelaporan RAT                                  :     Rp               300.000

9. Pembuatan dan Penggandaan Laporan                :     Rp               385.000

10. Konsumsi RAT                                                  :     Rp            1.100.000

 

   JUMLAH  PENGELUARAN                             :     Rp          57.760.590   (+)

 Modal dan Simpanan per-31  Desember 2012              :     Rp          84.502.385

 

 

LAPORAN  RUGI  /  LABA

KOPERASI  ”  At-Taqwa ”  SMA  Muhammadiyah 23

PER  31  DESEMBER  2012

I.   PEMASUKAN

1. Pendapatan Kegiatan Simpan Pinjam                              : Rp          9.881.000

   Jumlah                                                                               : Rp    9.881.000         

II.  PENGELUARAN

1. Operasional Kegiatan selama tahun 2012                        : Rp             200.000

2. Koordinasi Pelaporan RAT tahun 2012                           : Rp             300.000

3. Pembuatan, Penggandaan, dan Penjilidan                      

    55 buah x @ Rp 7.000                                                     : Rp             385.000

5. Konsumsi RAT tahun 2006                                            

+

    55 orang x @ Rp 20.000                                                  : Rp          1.100.000

    Jumlah                                                                              : Rp    1.985.000

III. LABA BERSIH / KEUNTUNGAN ( SISA HASIL USAHA / SHU )

Kegiatan koperasi ” At-taqwa ”  SMA Muhammadiyah 23 memperoleh keuntungan a-tau laba bersih (Sisa Hasil Usaha) selama tahun usaha 2012 adalah :

Laba Bersih   =  Rp  9.881.000  –  Rp  1.985.000  =  Rp  7.896.000

IV. PERINCIAN  DAN  ALOKASI  PENDISTRIBUSIAN  SHU

Rincian Sisa Hasil Usaha ( SHU )

1.a. SHU untuk Simpanan Hari Raya (SHR)

       10% x Rp  52.405.000 x 60%                                 : Rp          3.144.300

+

1.b. SHU untuk kegiatan Perkoperasian                        : Rp          5.289.700

       Jumlah                                                                     : Rp    8.434.000

Alokasi Pembagian

2.a.   Pembagian SHU dari kegiatan SHR dibagikan berdasarkan proporsi dan alokasi dana yang ditetapkan.

2.b.   Alokasi Pembagian SHU kegiatan perkoperasian

2.b.1. Jasa Simpanan

          30% x Rp  5.289.700                                  : Rp          1.586.910

2.b.2. Jasa Pinjaman

          20% x Rp  5.289.700                                  : Rp          1.057.940

2.b.3. Jasa Pengurus

          25% x Rp  5.289.700                                  : Rp          1.057.940

2.b.4. Dana Sosial

           5% x  Rp  5.289.700                                  : Rp             264.485

2.b.5. Cadangan

                               20% x Rp  5.289.700                                  : Rp          1.057.940

                     2.b.6. Dana Pendidikan

                                 5% x Rp  5.289.700                                 : Rp             264.485

+

          Jumlah                                                         : Rp          5.289.700

         Ketua                                                                             Bendahara

(Drs, Sugiatin)                                                                    (Nurdiana, S. Pd)

KEADAAN  KAS  AKHIR  DESEMBER  2012

No

Uraian

Jumlah

No

Uraian

Jumlah

1

Cadangan

2.399.580

1

Dibayarkan Simpa-nan Pokok

50.000

2

Dana Sosial

747.395

2

Dibayarkan Simpa-nan Wajib

1.143.500

3

Simpanan Pokok

2.550.000

3

Dibayarkan Simpa-nan Suka Rela

145.000

4

Simpanan Wajib

52.306.000

4

Dibayarkan Simpan-nan Hari Raya

47.590.000

5

Simpanan Sukarela

4.146.000

5

Dibayarkan Jasa Simpanan Hari Raya

3.144.300

6

SHR tahun 2011 yang belum dibagi

17.290.000

6

Dibayarkan Jasa Simpanan

1.586.910

7

SHR tahun 2012

52.405.000

7

Dibayarkan Jasa Pin-jaman

1.057.940

8

Pendapatan Usaha Simpan Pinjam

9.881.000

8

Dibayarkan Jasa Pe-ngurus

1.057.940

9

Pendapatan Kegiatan Pertokoan

538.000

9

Dibayarkan Opera-sional RAT

1.985.000

       

JUMLAH

57.760.590

       

Sisa Bulan Ini

84.502.385

 

JUMLAH

142.262.975

 

JUMLAH

142.262.975

Keterangan :

Rincian Saldo meliputi :

1. Cadangan                                                 :     Rp               3.457.520

2. Dana Sosial                                              :     Rp               1.011.880

3. Dana Pendidikan                                     :     Rp                  264.485

4. Simpanan Pokok                                      :     Rp               2.500.000

5. Simpanan Wajib                                       :     Rp             51.162.500

6. Simpanan Suka Rela                                :     Rp               4.001.000

7. SHR tahun 2012 yang belum dibagi        :     Rp            22.105.000                             

                                                                     :     Rp             84.502.385

Laporan Pembagian SHU pada Anggota

KOPERASI  ”  At-Taqwa ”  SMA  Muhammadiyah 23

PER  31  DESEMBER  2012

No

Nama

Jenis Simpanan

Jumlah

Pokok

Wajib

Sukarela

Khusus

1

Agus Samiarso

Rp 50.000

Rp 2.896.000

 

Rp 35.000

Rp 2.981.000

2

H. Hazril Komarudin

Rp 50.000

Rp 1.996.000

 

Rp 15.000

Rp 2.061.000

3

Arwanis

Rp 50.000

Rp 2.005.000

   

Rp 2.055.000

4

H. jasin Ishak

Rp 50.000

Rp 2.115.000

   

Rp 2.165.000

5

Ahmad Arif

Rp 50.000

Rp 2.896.000

 

Rp 20.000

Rp 2.966.000

Jumlah

Rp 250.000

Rp11.908.000

 

Rp70.000

Rp12.228.000

Catatan Harian Keadaan Kas Bulan Desember 2012

No

Penerimaan

Jumlah

No

Pengeluaran

Jumlah

1

Cadangan

2.399.580

1

Dibayarkan Simpa-nan Pokok

50.000

2

Dana Sosial

747.395

2

Dibayarkan Simpa-nan Wajib

1.143.500

3

Simpanan Pokok

2.550.000

3

Dibayarkan Simpa-nan Suka Rela

145.000

4

Simpanan Wajib

52.306.000

4

Dibayarkan Simpan-nan Hari Raya

47.590.000

5

Simpanan Sukarela

4.146.000

5

Dibayarkan Jasa Simpanan Hari Raya

3.144.300

6

SHR tahun 2011 yang belum dibagi

17.290.000

6

Dibayarkan Jasa Simpanan

1.586.910

7

SHR tahun 2012

52.405.000

7

Dibayarkan Jasa Pin-jaman

1.057.940

8

Pendapatan Usaha Simpan Pinjam

9.881.000

8

Dibayarkan Jasa Pe-ngurus

1.057.940

9

Pendapatan Kegiatan Pertokoan

538.000

9

Dibayarkan Opera-sional RAT

1.985.000

       

JUMLAH

57.760.590

       

Sisa Bulan Ini

84.502.385

 

JUMLAH

142.262.975

 

JUMLAH

142.262.975

Softskill Bahasa Inggris Tugas ke-6

6 May

Avril Lavigne – When You’re Gone

I always needed time on my own
I never thought I’d need you there when I cry
And the days feel like years when I’m alone
And the bed where you lie is made up on your side

When you walk away I count the steps that you take
Do you see how much I need you right now?

[Chorus:]
When you’re gone
The pieces of my heart are missing you
When you’re gone
The face I came to know is missing too
When you’re gone
The words I need to hear to always get me through the day and make it OK
I miss you

I’ve never felt this way before
Everything that I do reminds me of you
And the clothes you left, they lie on the floor
And they smell just like you, I love the things that you do

When you walk away I count the steps that you take
Do you see how much I need you right now

[Chorus]

We were made for each other
Out here forever
I know we were, yeah
All I ever wanted was for you to know
Everything I do, I give my heart and soul
I can hardly breathe, I need to feel you here with me, yeah

[Chorus]

Question:

1. Who is the singer of this song?

a. Mariah Carey

b. Avril Lavigne

c. Avenged Sevenfold

d. BLUR

2. What is the genre?

a. Rock

b. Pop

c. Jazz

d. Punk

3. When is this song released?

a. 2007

b. 2008

c. 2009

d. 2010

 

Answers:

1. B

2. B

3. A

Video 6 May

There’s a girl named dok-mi (park shin hye) who live in an apartment. Every day, she anonymously receives a carton of milk with a post-it attached. Every day, using a pair of yellow binoculars, she steals peeks at her neighbor across the street, Han Tae-joon (kim jung san) as he goes through his daily morning routine.
Enrique Geum arrives in Seoul from Spain, his reason for coming is “cupid’s arrow.” Though he’s in love with his best friend Yoon Seo-young, she has feelings instead for his older cousin, Han Tae-joon, so he intends to play cupid for the two.
When Enrique comes to stay at Tae-joon’s apartment, he catches Dok-mi in the act. That same day, a new neighbor Watanabe Ryu moves into the apartment across to Dok-mi’s (Jin-rak lives next door). And with all these new men suddenly entering her life, Dok-mi’s solitary and orderly world is turned upside down.

Question:
1. Who is the person that dok-mi steals a peek everyday?
a. Enrique Geum
b. Oh Jin Rak
c. Han Tae Joon
d. Oh Dong Hoon

2. Where is Enrique Geum come from?
a. Indonesia
b. South Korea
c. Japan
d. Spain

3. Where enrique stays at seoul?
a. Han Tae Joon apartment
b. dok-mi apartment
c. hotel
d. his home.

Answers:
1. C
2. D
3. A

Softskill Bahasa Inggris Tugas ke-5

6 May

Mata grabs winner as Chelsea beats Man United 1-0

Chelsea seized the initiative in the race for Champions League qualification by beating already-crowned champion Manchester United 1-0 on Sunday, with Phil Jones’ late own goal settling a lackluster match at Old Trafford.

Juan Mata’s low shot in the 87th minute was heading narrowly wide when Jones deflected the ball into the far corner, keeping Chelsea in third place in the Premier League standings.

United defender Rafael Da Silva was sent off in the final minute for a petulant foul on David Luiz, who was smiling as he rolled around on the ground in an apparent effort to trick the referee. Rafael appeared to retaliate after being struck twice by Luiz’s elbow.

“He quite clearly elbows him twice then rolls about like a dying swan and that convinces the referee,” United manager Alex Ferguson said. “He was smiling — it’s bad. What kind of professional does that?”

The late red card capped a forgettable display by the new champions, who haven’t won either of their games since regaining the title from Manchester City two weeks ago. It’s the first time since December 2009 that United failed to score at home — a run stretching back 67 games — and Ferguson will be unhappy with his much-changed team’s pedestrian display against a rival playing its 65th game of a grueling season.

While United has little left to play for this season, the same cannot be said of Chelsea, which has reached the final of the Europa League and is in control of the fight for Champions League qualification behind the two Manchester clubs.

The Blues are one point ahead of Arsenal, having played a game less, and three clear of fifth-place Tottenham. Chelsea and Spurs meet at Stamford Bridge on Wednesday, with all the pressure now on the visitors.

“We are in the driving seat now,” Chelsea manager Rafa Benitez said. “If we can win, we can be there (in the Champions League) but Tottenham is a very good team. It will be a final for both of us.”

There is little love lost between the two managers, dating back from when Benitez’s six years in charge of Liverpool, and the Spaniard has now won two and drawn the other in three meetings with United over the past two months. This was the fifth Chelsea-United fixture this season — they met in both cup competitions, too — and easily the worst.

The sub-plots were plentiful ahead of what is always one of the most eagerly anticipated fixtures in British football, with the last league match between the teams — United’s 3-2 win at Stamford Bridge in November 2012 — ending in acrimony when Chelsea midfielder Ramires accused referee Mark Clattenburg of racially abusing teammate John Obi Mikel during the game.

Throw in the long-running feud between United defender Rio Ferdinand and Chelsea pair John Terry and Ashley Cole in the wake of last season’s racism scandal involving Terry and Ferdinand’s brother, Anton, and there were enough plot-lines at Old Trafford to fill a soap opera.

What materialized was a major disappointment, though, with the match having the feel of a preseason friendly until coming to life in the final five minutes. The sides had averaged nearly five goals in their previous six meetings but this was never going to follow suit.

Terry and Ferdinand were named on the bench, ending the debate over whether they would shake hands in the pre-match ritual, and with Ferguson leaving David De Gea and Wayne Rooney on the bench and resting Michael Carrick, Chelsea always had a great chance to claim a rare win at Old Trafford.

“We deserve to play in the Champions League next season,” Mata said. “If we play together like we did today, I think we can do it.”

Mata was arguably the best player on the pitch so it was no surprise to see him heavily involved in the goal, collecting a pass from Oscar and sending in a low, angled shot that deflected in off Jones’ inside leg.

“Sometimes you have players growing (through the season) and he is one of these players,” Benitez said. “He could be the player of the year. He is always an influential player in the game.”

Ferguson’s decision to give his fringe players an outing backfired. The makeshift central-midfield pairing of Anderson and Tom Cleverley struggled to assert any dominance, Robin van Persie often cut an isolated figure up front and the defense looked shaky without Ferdinand.

“It was difficult for players coming in,” Ferguson said. “Chelsea had everything to play for. They (some United players) haven’t played for quite a while. That being said, we should be doing better.”

Question:

1. Who is got red card on that match? 

a. Juan Mata

b. Frank Lampard

c. Rafael Da Silva

d. Wayne Rooney

2. Who is chelsea manager?

a. Rafael Benitez

b. Sir Alex Ferguson

c. Jose Mourinho

d. Carlo Ancelotti

3. Where chelsea vs spurs will be held?

a. Old Trafford

b. Wembley Stadium

c. Stamford Bridge

d. White Hart Lane

 

Answers:

1. C

2. A

3. C

Aside 8 Apr

The Reality of Decision-Making

 

Some proposed definitions of decision-making experts described as follows (Hasan, 2004):

1. According to George R. Terry

Decision making is the selection of alternative behavior (behavior) of certain of two or more alternatives.

 

2. According S.P. Siagian

Decision making is a systematic approach to the nature of the alternatives they face and take appropriate action according to the calculations is the most appropriate action.

 

3. According to James A.F. Stoner

Decision making is a process used to choose an action as a way of solving the problem. Notions of the above decision, it can be concluded that decision making is a process of selecting the best alternative from several alternatives systematically to follow up (used) as a way of solving the problem

 

4. According Sondang P. Siagian was quoted as saying by the GK. Manila in his book Management Practices in State Government, there four models of decision making that is:

 

a. Model optimization. Decision-making in order to obtain results which can be achieved and can not be separated from the limited resources no. This model is based on the maximum criteria,

probability, and benefits.

 

b. Models satisfying. Decision making is not solely through rationality and logic approach procedure but in reality, so that decision makers are satisfied with and proud when decisions taken are adequate to fruition.

 

c. Mixed scanning models. Decision-making that incorporates Among high rationality approach with a pragmatic approach.

 

d. Heuristic models. Decision making based on concepts entirely ynag held by decision makers that is based on his own views on the problem at hand.

 

While Bedjo Siswanto in his book Modern Management said there are two models of decision making that often there within the organization, namely:

 

a. Normative model, which is a model of decision making embody the manager about how he should take a group decision. These models have generally been developed by economists and other management scientists. One example of this model in educational institutions is about financial budgeting.

 

b. Descriptive models, ie models that explain the decision-making concrete behavior and this model has been developed by behavioral scientists Opinion for this article : I think the decision-

making must consider what will be decided to achieve maximum results as what is already

planned and could possibly reduce the risk of the impact of the decision-making.

Vocabulary:

1. behavior      : kebiasaan

2. approach      : mencapai

3. Notions       : pengertian

4. Government            : pemerintah

5. separated     : terpisah

6. embody       : mewujudkan

 Nama: Enfanriandi

Kelas: 1EA17

NPM: 12212503

Aside 8 Apr

Steps in the Decisions Process

 

You can adapt the familiar five-step decision making process (outlined below) to decide which program or service to assess.

 

Step 1 Identifying/clarifying the decision to be made.

If the decision has not yet been isolated, it should be identified as a first step. Sometimes the decision to be made will have been presented to the decision maker. In those situations, Step 1 calls for the clarification of what the decision actually entails.

 

Step 2 Identifying possible decision options.

The next step requires the decision maker to spell out, as clearly as possible, just what the decision alternatives really are. For instance, if one were attempting to buy a bicycle, do the

decision options only consist of the different types of bicycles, or is another option to refrain from buying a bicycle altogether?

 

Step 3 Gathering/processinginformation.

Next,the decision maker collects or processes information that can help guide the decision.If such information is already at hand, then it simply needs to be processed; that is, studied and understood by the decision maker. If there is no relevant information available, or if there is insufficient information, then such information must be collected so it can beprocessed. The more significant the decision, the more rigorous the information-gatheringprocess.

 

Step 4 Making/ implementing the decision.

After the information has been considered according to its relevance and significance, a decision based on that information should bemade and, thereafter,implemented.

 

Step 5 Evaluating the decision.

In recognition of the fact that not all of one’s decisions are likely to be defensible, the final step in the five-step decision making process is to determine whether the decision was appropriate. Ordinarily, this will be done by ascertaining the decision’s consequences.

 

Vocabulary:

1. adapt           : beradaptasi

2. clarifying     : menjelaskan

3. attempting   : mencoba

4. according    : berdasarkan

5. implemented: dilaksanakan

6. recognition  : pengakuan

7. appropriate  : sesuai

8. ascertaining : memastikan

Nama: Enfanriandi

Kelas: 1EA17

NPM: 12212503